Syairan Ibu - ditengah malam



Di tengah malam
di sunyi sepi
terdengarlah suara
rintih merintih

Lambai melambai
ibu memanggil manggil
wahai anakku
si jantung hati

asuhlah adikmu
sepeninggalan ibu
ibu kan pergi
ke alam baka

malaikat izroil
datang mencabut nyawa
kini ibuku tak bersuara lagi

ku ambil kain
ku tutup wajah ibu
kini ibuku tak bersuara lagi
kini ibuku tak bersuara lagi



Syairan ini bercerita tentang saat saat terakhir seorang ibu yang akan meninggalkan kehidupan dunia.
Di ceritakan saat itu ada seorang ibu yang memanggil manggil anaknya di waktu malam yang sangat sunyi dan sepi.

Ibu itu berpesan kepada anaknya yang pertama supaya dia meramut adik-adiknya yang akan di tinggalkan oleh ibu itu karna si ibu sudah merasa bahwa hidupnya tidak lama lagi. Dan ternyata benar2 terjadi sesuai dengan prasangka ibu bahwa dia akan meninggal, datanglah malaikat izroil untuk menyabut nyawa sang ibu. Akhirnya si ibu tidak dapat besuara lagi dan tangis anaknya waktu itu pecah tak dapat di bendung lagi.

Setelah itu aku langsung mengurus ibuku untuk yang terakhir kali karna tidak mungkin ibuku kembali lagi di dunia. Langsung ku ambil kain untuk menutup wajah ibu biar ibu tenang di alam baka sana.

Selamat tinggal ibu, semoga engkau tenang di sana dan kami anak-anakmu akan selalu mendoakanmu di setiap waktu kami yang tersisa di dunia dan kelak kami juga akan menyusulmu di alam baka, yang semoga kita dapat bersama lagi dalam surganya alloh bersenda gurau tiada batas.

Ibu adalah malaikat yang alloh kirimkan untuk setiap manusia yang ada di dunia ini, karna setiap manusia itu pasti punya ibu kecuali nabi adam, lewat ibu kita bisa hidup sampai sekarang ini tanpa ada ibu kita tidak akan ada di dunia ini, maka bersyukurlah yang masih punya ibu dan ramutlah dia dengan sebaik-baiknya jangan sampai kita menyesal di kemudian hari saat ibu sudah tidak ada.

Doa seorang ibu kepada anaknya itu langsung di dengar oleh alloh makanya kita sebagai anak mintalah doa yang baik baik kepad ibu agar di kabulkan oleh alloh dan jaga hati nya, jangan sampai hatinya terluka karna kita karna saat kita melukainya berarti kita juga melukai alloh, untung kalau ibu tidak mendoakan jelek pada kita / tidak mengutuk kita. Karna kalau ibu sampai mengutuk kita maka celakalah kita seperti maling kundang yang durhaka kepada ibunya lalu ibunya mengutuk menjadi batu maka terjadilah, naudzubullah.

Jagalah dia, rawatlah dia, muliakan dia jangan sampai hatinya terluka karna kita. Semoga alloh selalu memuliakan kita dan ibu kita agar jadi manusia yang pantas untuk menjadi ahli surga. aamiin

Belum ada Komentar untuk "Syairan Ibu - ditengah malam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel